DISKUSI PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA INDONESIA PKBM
Juli 12, 2008
Setelah kegiatan pelatihan penyusunan bahan ajar, ternyata MGMP di UNJ terus berlanjut. Sekarang MGMP SMK (Ketua MGMP, Dra. Lilik Musyarofah, SMK N 3)yang diajak oleh UNJ jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk mendiskusikan pengembangan kurikulum Bahasa Indonesia dalam lembaga pendidikan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
Tujuan Kegiatan:
1. Membantu UNJ meningkatkan calon guru agar bisa mengajar di PKBM.
2. Menyusun Silabus Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Program Paket A, B, dan C
3. Memberi masukan model Mikro Theaching
Dasar Penyelenggaraan:
Proposal “I-M Here” (Indonesian – Managing Higher Education for Relevancy end Efficiency) yang diajukan UNJ Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan Bahasa Indonesia ke World Bank dengan nilai lima milyard.
Tempat Pelaksanaan:
Gedung Q Ruang Jurusan Bahasa Indonesia UNJ
Waktu Pelaksanaan:
Hari : Jumat
Tanggal : 13 Maret 2008
Pukul : 08.00 s.d. 14.30 WIB
Peserta Kegiatan:
Jumlah peserta 10 orang, terdiri dari:
• Guru SD 2 orang
• Guru SMP 3 orang
• Guru SMK 2 orang
• Guru SMA 2 orang
• Pengelola PKBM 1 orang
Bentuk Kegiatan:
Diskusi dan kerja kelompok
Deskripsi Kegiatan:
Kegiatan dibuka pukul 09.00 (terlambat satu jam dari jadwal undangan) oleh Ketua Jurusan Dra. Suhertuti, M.Pd.. Sebagai pengantarnya Beliau menerangkan bahwa peserta yang diundang adalah orang-orang yang dipilih UNJ untuk melaksanakan program UNJ. Sehubungan dengan proposal berjudul I-M HERE (Indonesia- M H E R E) yang diajukan ke World Bank dengan jumlah nilai Lima Milyard telah disetujui dan dana sudah turun.
Proposal ini mengandung 3 (tiga) kegiatan, yaitu:
1. Relevansi dengan jejaring kerja.
2. Kebutuhan Pengguna.
3. Kualitas Penelitian dan publikasi hasil.
Kegiatan ini merupakan realisasi dari salah satu kegiatan diatas yaitu Relevansi dengan jejaring kerja. Ketua jurusan menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini menyusun silabus Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Program Paket A, B, dan C dan Mikro Teaching. Ini dilakukan untuk mempersiapkan calon-calon guru (lulusan UNJ) agar bisa merambah ke PKBM.
Sebelum menyusun silabus kami berdiskusi tentang apa, mengapa dan bagaimana gambaran PKBM selama ini, baik dari sisi siswanya maupun tutornya.
Hasil Diskusi kami untuk menyusun silabus Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Program Paket A,B, dan C PKBN yang harus diperhatikan adalah :
1. Kondisi siswanya
2. Tujuan siswa hanya ingin mendapatkan ijazah.
3. Lingkungan belajar.
4. Lama waktu belajar yang terlalu singkat.
5. Spesifikasi diberikan kepada petunjuk guru.
6. Bahasa disederhanakan.
Hal-hal yang harus ditanamkan kepada mahasiswa dalam Mikro Teaching:
1. Mempersiapkan mental mahasiswa.
2. Mahasiswa calon guru harus bisa mengajar dengan model-model pembelajaran yang menarik, interaktif dan kreatif.
Setelah diskusi selama 3 jam, peserta diskusi baru mulai kerja kelompok sesuai dengan tingkatannya sampai pukul 14.00.
Pukul 14.30 Ketua jurusan menutup acara dengan ucapan terima kasih atas kesedian peserta menyelesaikan program kegiatan ini.
Hasil yang dicapai:
1. Tersusunnya silabus Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Program A, B, dan C.
2. Terangkumnya hal-hal yang harus ditanamkan kepada mahasiswa dalam Mikro Teaching
Entry Filed under: Uncategorized. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed